Mengenai Jakarta
Minggu, 06 Oktober 2013
Rabu, 11 September 2013
Penyebab Banjir di Jakarta
Penyebab
terjadinya banjir:
o
Penataan pembangunan kota yang
mengabaikan keseimbangan alam
o
Rendahnya dataran Jakarta (Jakarta
dialiri 13 sungai, Sungai Ciliwung, Kali Mampang, Kalibaru, Kali
Krukut, Kali Pesanggrahan, Kali Grogol, Kali Sunter, Kali Angke, Kali Cipinang,
Kali Cideng, Kali Cakung, Kali Buaran, dan Kali Sekretaris)
o
Curah hujan tinggi
o
Sampah
Daerah
rawan banjir adalah daerah di sekitar bantaran kali, daerah pinggir pantai, dan
daerah pemukiman padat dengan saluran air yang buruk. Wilayah rawan banjir
antara lain Cempaka Putih (Jakarta Pusat), Muara Angke (Jakarta Utara),
Cengkareng (Jakarta Barat), Kalibata (Jakarta Selatan), Kampung Melayu (Jakarta
Timur), dan Cipinang Muara (Jakarta Timur).
Akibat
banjir:
a.
Kematian
b.
Kerusakan terhadap sarana dan prasarana
umum
c.
Kerugian materi
d.
Berjangkitnya penyakit menular
e.
Arus transportasi dan kegiatan
perekonomian terhambat
Cara
pencegahan bahaya banjir:
1.
Oleh pemerintah
a.
Melaksanakan Prokasih
b.
Memberikan penyuluhan warga agar tidak
mengotori sungai
c.
Menghimbau masyarakat untuk bekerja
bakti
d.
Reboisasi dan penghijauan kembali
e.
Memelihara pintu air agar terpelihara
dengan baik
2.
Oleh masyarakat
a. Tidak membuang sampah ke sungai
b. Menaati aturan pemerintah
c. Bekerja bakti
d. Tidak mendirikan bangunan di bantaran kali
Cara
penanggulangan bahaya banjir:
1. Oleh pemerintah
a. Menyiagakan posko penanggulangan banjir
b. Membuat sodetan agar air cepat mengalir ke
sungai
c. Membuat tempat penampungan darurat
d. Menyediakan dapur umum bagi pengungsi
2. Oleh masyarakat
a. Membantu membuat sodetan
b. Membantu menyampaikan informasi datangnya
banjir
Langganan:
Komentar (Atom)